Karakteristik Kepemimpinan Raja Daud dalam Perspektif Teologi Alkitabiah: Tinjauan Kritis atas Sisi Baik dan Buruk Tata Cara Kepemimpinannya
Kata Kunci:
Raja Daud, Kepemimpinan Alkitabiah, Karakter, Kepemimpinan Teologis, Perjanjian LamaAbstrak
Penelitian ini mengkaji karakteristik kepribadian Raja Daud sebagai tokoh Alkitab dalam Perjanjian Lama, dengan fokus pada dimensi kepemimpinannya dari perspektif teologi Kristen. Tujuan penelitian adalah menganalisis sifat-sifat positif dan negatif yang membentuk pola kepemimpinan Daud serta relevansinya bagi kepemimpinan Kristiani masa kini. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan eksegesis naratif-historis terhadap teks-teks Alkitab, khususnya kitab 1 Samuel, 2 Samuel, dan Mazmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daud memiliki karakter unggul berupa keberanian iman, kerendahan hati, sensitivitas spiritual, dan kemampuan membangun hubungan (relasional). Namun, ia juga menunjukkan kelemahan serius dalam pengendalian nafsu, penyalahgunaan kekuasaan (kasus Batsyeba-Uria), serta kegagalan dalam disiplin keluarga. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kepemimpinan Daud merupakan model kepemimpinan yang autentik—penuh anugerah sekaligus penuh kelemahan—sehingga menjadi cermin bagi pemimpin Kristiani untuk menggabungkan keberanian, pertobatan, dan ketergantungan pada Allah sebagai fondasi kepemimpinan yang bertanggung jawab.