Analisis Performa Algoritma Routing Adaptif dan Hybrid dalam Mengoptimalkan Throughput Network-on-Chip pada Sistem Many-core

Authors

  • Izzul Hafid Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Syifa Silvia Nurhayati
  • Yuliarman Saragih

Abstract

Kebutuhan akan komputasi performa tinggi saat ini
memaksa perkembangan sistem many-core untuk
semakin bergantung pada efisiensi Network-on-Chip
(NoC), namun sayangnya, penggunaan algoritma
routing statis sering kali menjadi titik lemah karena
tidak mampu menangani kemacetan trafik maupun
kerusakan link secara fleksibel. Penelitian ini berupaya
menjawab tantangan tersebut dengan melakukan
analisis komparatif antara dua pendekatan modern,
yaitu Network Adaptive Fault-Tolerant Routing (NAFTR)
yang mewakili kategori fully adaptive dan Deterministic
Adaptive Hybrid Routing (DAHR). Melalui metode studi
literatur sistematis, data performa dari berbagai
skenario trafik sintetis diekstraksi untuk melihat
bagaimana parameter throughput, latensi, dan hardware
overhead saling berinteraksi. Menariknya, kontribusi
utama riset ini justru terletak pada identifikasi ambang
batas efektivitas yang selama ini jarang dibahas secara
berdampingan. Hasil analisis menunjukkan adanya
trade-off yang jelas: NAFTR terbukti lebih unggul dalam
menjaga reliabilitas saat jaringan berada dalam kondisi
kritis dengan gangguan mencapai 12%, sementara
DAHR jauh lebih efisien dalam penggunaan area chip
serta mampu mencapai saturation throughput 18% lebih
tinggi pada kondisi normal. Pada akhirnya, studi ini
menegaskan bahwa pemilihan arsitektur routing
bukanlah soal mana yang terbaik secara absolut,
melainkan tentang penyesuaian prioritas antara
ketahanan sistem atau efisiensi perangkat keras.

Published

2026-07-03