Perbandingan Arsitektur Container Dan Virtual Machine Dalam Optimasi Deployment Aplikasi Skala Besar

Penulis

  • yusuf putra Universitas Singaperbangsa Karawang
  • riztom

Abstrak

Pesatnya perkembangan teknologi cloud computing menuntut efisiensi tinggi dalam deployment aplikasi skala besar, di mana pilihan antara arsitektur Virtual Machine (VM) dan Container menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa kedua arsitektur tersebut dalam aspek penggunaan sumber daya, kecepatan start-up, dan skalabilitas pada lingkungan aplikasi modern. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur komperatif dan analisis data sekunder dari berbagai pengujian benchmark teknis serta implementasi industri. Pendekatan yang diusulkan berfokus pada optimasi deployment melalui penggunaan teknologi container yang didukung oleh sistem orkestrasi seperti Kubernetes dan Docker Swarm untuk menjaga ketersediaan tinggi (high availability). Kontribusi utama penelitian ini adalah sintesis data performa yang menunjukkan bahwa container memiliki efisiensi penggunaan memori hingga delapan kali lebih baik dibandingkan VM serta waktu booting yang jauh lebih singkat. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif yang menghubungkan efisiensi kernel sharing pada container dengan strategi load balancing dan service chaining jaringan untuk memitigasi latensi pada infrastruktur skala besar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa meskipun VM menawarkan isolasi keamanan yang lebih kuat, arsitektur container memberikan optimasi yang jauh lebih unggul bagi aplikasi skala besar yang membutuhkan elastisitas dan kecepatan tinggi. Implementasi orkestrasi kontainer terbukti mampu meningkatkan stabilitas sistem secara signifikan dalam menghadapi lonjakan trafik pada sektor industri.

Diterbitkan

2026-07-03